Senin, 19 Januari 2015

peta, atlas dan globe



PETA, ATLAS DAN GLOBE

STANDAR KOMPETENSI
Memahami usaha manusia untuk mengenali perkembangan lingkungannya
KOMPETENSI DASAR
Menggunakan peta, alas, dan globe untuk mendapatkan informasi   keruangan
A.    Peta
1.   Pengertian Peta
Peta adalah gambaran permukaan bumi yang ditampilkan pada suatu bidang datar dengan skala tertentu.Peta bersifat konvensional karena symbol dan lambang-lambang yang digunakan pada peta telah disepakati oleh ahli-ahli kartografi.
Ilmu yang mempelajari tentang peta disebut kartografi sedangkan orang yang ahli dalam bidang kartogfari disebut kartograf.

2.   Syarat-syarat Peta
a.    Judul Peta
Judul peta biasanya diletakkan di bagiaan atas peta, judul biasanya mencerminkan isi.
b.   Skala
Skala adalah perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi yang digambarkan.
Jenis skala ada 3 macam, yaitu :
1.   Skala angka (numeric scale)
Contoh skala angka adalah 1 : 50.000, artinya 1 cm pada peta menggambarkan jarak 50.000 cm di permukaan bumi yang sebenarnya.
Jarak antara kota A dengan kota B pada peta adalah 10 cm dengan skala peta 1 : 500.000, jarak sesungguhnya antara kota A dan kota B adalah
= 10 cm x 500.000
= 50 km
2.   Skala grafik / garis (graphic scale)
Skala grafik ditunjukkan oleh garis lurus yang dibagi dalam beberapa ruas, dan setiap ruas menunjukkan satuan panjang yang sama.
Artinya : setiap 1 cm pada peta menggambarkan 1 km pada kenyataan di permukaan bumi
3.   Skala verbal (verbal scale)
Skala verbal adalah skala yang dinyatakan dengan kalimat atau secara verbal.
Contoh : Skala peta di Inggris 1 inchi to 1 mile. 1 mile = 63.360 inchi.
               Skala 1 : 100.000, 1 cm pada peta mewakili 100.000 cm / 1 km pada kenyataan di bumi.
c.    Penunjuk Arah / orientasi
Penunjuk arah atau orientasi disebut juga mata angin.Sisi atas peta biasanya menunjukkan arah utara.
Contoh gambar penunjuk arah antara lain :
d.   Legenda
Legenda adalah keterangan tentang simbol – simbol yang ada pada peta.
e.    Tahun pembuatan
Tahun pembuatan menunjukkan kemutakhiran data atau kekinian data pada peta.
f.    Garis Astronomis
Garis astronomis adalah garis yang menunjukkan system garis lintang dan garis bujur.Garis lintang berfungsi untuk membedakan iklim sedangkan garis bujur berfungsi untuk membedakan waktu.
g.   Inset
Inset peta adalah peta kecil pada peta yang menunjukkan posisi atau letak peta yang digambarkan. Inset peta biasanya lebih luas dibandingkan dengan peta yang digambar.
Contoh : gambar peta Kalimantan maka insetnya adalah peta Indonesia, gambar peta Indonesia maka insetnya adalah Peta Asia Tenggara ataupun bisa juga Peta Asia.

3.   Jenis Peta
a.   Jenis peta berdasarkan isi
Jenis peta berdasarkan isi ada dua, yaitu peta umum dan peta khusus.
1)   Peta umum
Peta umum adalah peta yang menggambarkan secara umum semua kenampakan dipermukaan bumi. Peta umum terdiri dari tiga jenis yaitu : peta topografi, peta chorografi dan peta dunia.
Contoh peta umum : Peta Jakarta, Peta Sulawesi, Peta Kalimantan, Peta Indonesia, Peta Asia, Peta dunia.
2)   Peta khusus / tematik
Peta tematik adalah peta yang menggambarkan kenampakan tertentu atau tema tema tertentu.
Contoh peta tematik : Peta persebaran penduduk, peta jalur penerbangan, peta persebaran hasil tambang, peta curah hujan.
b.   Jenis peta berdasarkan skala
Jenis peta berdasarkan skala ada lima, yaitu :
§  Peta kadaster                   : skala 1 : 100 – 1 : 5.000
§  Peta skala besar               : skala 1 : 5.000 – 1 : 250.000
§  Peta skala sedang                        : skala 1 : 250.000 – 1 : 500.000
§  Peta skala kecil                : skala 1 : 500.000 – 1 : 1.000.000
§  Peta geografi                   : skala > 1 : 1.000.000
c.    Jenis peta berdasarkan  keadaan obyek
Jenis peta berdasarkan keadaan obyeknya ada dua macam, yaitu peta stasioner dan peta dinamis.
·   Peta stasioner adalah peta yang menggambarkan keadaan obyek yang tidak berubah atau tetap.
Contoh : Peta gunung api, peta geologi.
·   Peta dinamis adalah peta yang menggambarkan keadaan obyek yang digambarkan mudah berubah.
Contoh : Peta kepadatan penduduk, peta arah angin.

4.   Bentuk Peta
Bentuk peta  dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : peta datar, peta timbul dan peta digital.
a.   Peta datar (peta biasa)
Peta datar adalah peta yang digambarkan pada bidang datar, tinggi rendahnya permukaan bumi dibedakan dengan menggunakan symbol warna.
b.   Peta timbul (peta relief)
Peta timbul adalah peta yang dibuat menurut bentuk permukaan bumiyang sebenarnya. Pada peta akan nampak penonjolan pada dataran tinggi dan gunung.
c.    Peta digital
Peta digital adalah peta yang datanya dihimpun, diolah dan disajikan dengan menggunakan perangkat digital seperti computer, televise dan satelit.

5.   Pemanfaatan Peta
Secara umum peta dapat dimanfaatkan sebagai berikut :
a.    Memperlihatkan posisi suatu tempat di permukaan bumi
b.   Memperlihatkan bentuk suatu wilayah.
c.    Menjelaskan keadaan fisik suatu wilayah
d.   Mengetahui luas suatu wilayah
e.    Menjelaskan keadaan sosial ekonomi suatu wilayah

B.     Atlas
1.   Pengertian Atlas
Atlas adalah kumpulan peta dalam bentuk buku atau peta yang dibukukan.

2.   Komponen Atlas
Atlas yang baik harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya adalah :
a.    Judul atlas
Judul atlas harus sesuai dan berhubungan dengan isi atlas.
Contoh : Peta Dunia berarti atlas dunia ini memuat negara – negara di dunia.
b.   Daftar isi
Daftar isi dibuat untuk menunjukkan letak suatu judul peta pada halaman buku atau atlas.
Contoh : Peta Kalimantan ……….12 , ini berarti Peta Kalimantan terdapat pada atlas halaman 12.
c.    Legenda
Legenda dibuat untuk menjelaskan arti symbol – symbol yang digunakan dalam melukiskan kenampakan tertentu.
d.   Daftar indeks
Indeks berguna untuk memudahkan dalam mencari letak atau posisi suatu tempat pada atlas.
Contoh : Jakarta 22 B3, artinya kota Jakarta pada Atlas dapat ditemukan pada halaman 22, kolom / lajur bujur B, baris / lajur lintang 3.
e.    Tahun pembuatan
Tahun pembuatan berfungsi untuk menginformasikan bahwa data yang ada dalam atlas tersebut sesuai atau tidak dengan data pada tahun pembuatan.

3.   Jenis Atlas
Atlas dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :
a.    Atlas nasional
Atlas nasional adalah atlas yang berisi keadaan wilayah di dalam suatu negara.Contoh : atlas Indonesia, atlas Inggris, atlas Malaysia.
b.   Atlas dunia
Atlas dunia adalah atlas yang didalamnya berisi peta-peta negara di seluruh dunia.
c.    Atlas regional
Atlas regional adalah atlas yang didalamnya berisi peta-peta negara pada suatu kawasan tertentu.
Contoh : Peta Asia Tenggara, Peta Eropa, Peta Amerika utara.
d.   Atlas semesta
Atlas semesta adalah atlas yang berisi keadaan alam semesta berupa galaksi, tata surya, planet-planet dan satelit.

4.   Pemanfaatan Atlas
Atlas bermanfaat untuk mencari informasi tentang :
a.    Keadaan alam suatu tempat
b.   Keadaan sosial ekonomi
c.    Keadaan budaya
d.   Letak suatu tempat

C.    Globe
1.   Pengertian globe
Globe adalah tiruan bola bumi dalam ukuran kecil. Kedudukan globe sengaja dibuat miring (condong) 66,50 terhadap bidang horizontal agar sama dengan posisi bumi sesungguhnya.

2.   Pemanfaatan globe
Globe digunakan untuk beberapa kepentingan antara lain :
a.    Memperlihatkan bentuk muka bumi yang sesungguhnya
b.   Memperlihatkan gambar permukaan bumi secara utuh
c.    Menunjukkan system garis lintang dan garis bujur
d.   Memperagakan gerak rotasi bumi
e.    Memperagakan terjadinya siang dan malam
f.    Menunjukkan lokasi suatu tempat di permukaan bumi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar